Postingan kali ini diangkat dari tugas perkuliahan Web Engineering. Disini saya membandingkan framework-framework yang kerap digunakan dalam membangun suatu aplikasi web. Pemilihan framework tergantung oleh selera masing-masing, dosen saya menganjurkan untuk mencoba semua framework tersebut. (Fyuh)
Scalability :
- Wicket dan Seam : Cocok untuk intranet / extranet , user sedikit, UI yang lebih kompleks
- Struts dan Spring 2 : Lebih cocok untuk untuk aplikasi yang lebih kompleks, lusinan halaman, yang perlu di-maintain secara rutin. High-trafic, internet facing, infinite scalability >> Request-based framework
Security :
- Spring 2 dan Seam : Memiliki fitur-fitur keamanan khusus.
- .NET framework : Code Access Security (CAS), and validation and verification
- Wicket : Default dari code di framework ini adalah secure, semua logic di java dengan keamanan maksimum, dapat dengan mudah berintegrasi dengan security pada Java
Maintainability :
- Spring : Membutuhkan konfigurasi yang sangat intensif – banyak XML
- Struts : Membutuhkan konfigurasi XML >> dapat menjadi sangat besar dan kompleks.
- Wicket : Tidak butuh konfigurasi XML, Komponen yang ditulis di Wicket bersifat fully reusable, komponen-komponen yg reusable dapat didistribusikan dengan mudah menjadi JAR files, No special HTML and we can use WYSIWYG editor
- Seam : Waktu setup yg lebih singkat
Reliability :
- Struts : Dewasa (Mapan), popular but almost dead, MVC konsep yang matang
- .NET framework : Konsisten. Kemudahan-kemudahan pada saat proses pembuatan aplikasi berimplikasi terhadap konsistensi pada aplikasi yang kita buat. Misalnya, dengan adanya Base Class Library, maka kita bisa menggunakan objek atau Class yang dibuat untuk aplikasi berbasis windows pada aplikasi berbasis web.
- Wicket : Object oriented programming for the web
- Seam : Terlindung dari potensial bugs dan masalah performansi terkait dengan transisi ke AJAX. Otomatis dapat men-generate CRUD (CRUD dan Validasi hanya dalam satu klik), the easiest way to get rich (banyak teknologi yang telah terintegrasi)
Learning Curve :
- Spring : Sulit dipelajari, makin populer dan sedang berkembang pesat
- Struts : Dokumentasi paling lengkap di internet, pengguna banyak, referensi banyak, sulit dipelajari dibanding framework yang lain
- .NET framework : Mendukung lebih dari 20 bahasa pemrograman : VB.NET, C#, J#, C++, Pascal, Phyton (IronPhyton), PHP (PhLager), referensi banyak
- Wicket : Dokumentasi tidak sebaik Struts dan Java Server Faces, namun memiliki forum yang aktif
- Seam : Sangat Mudah, dapat menambahkan AJAX ke dalam aplikasi tanpa kewajiban untuk mempelajari JavaScript
Total cost of Ownership :
- Struts, Spring, Wicket, .NET, Seam : Free
MVC :
- Spring : Inversion of Control yang secara sederhana dijelaskan sebagai pengatur lalu lintas data antara Model dan View
- Struts : Cukup merepotkan melakukan akses database dengan menggunakan generic JDBC biasa
- Wicket : Murni terpisah antara logic dan presentation



wow framework yg saya sering pake ga ada, wkwkwkw ,, DNA ga ada, code igniter jg ga ada hehehe,, yg ada cuma .net framework yg saya sering pake wkwkwk